Tuesday, April 7, 2015

Jual Resin Dowex - Harga Resin Dowex

Jual Resin Dowex - Harga Resin Dowex

Jual Resin Dowex - Harga Resin Dowex

RESIN PENUKAR ANION UNTUK MENGHILANGKAN KANDUNGAN KLOR DALAM AIR
    Air merupakan penentu kesinambungan hidup di bumi karena air selain  dikonsumsi  juga digunakan  dalam  berbagai  aktivitas  kehidupan seperti memasak,  mandi,  mencuci, dan sebagainya. Di sisi lain, air mudah sekali terkontaminasi oleh bahan-bahan pencemar sehingga dapat mengganggu kesehatan makhluk hidup. Pemanfaatan bahan kimia untuk kegiatan pertanian seperti penggunaan pestisida yang sangat rentan mengakibatkan terjadinya pencemaran klor. Air yang terdapat di alam  mengandung bahan-bahan terlarut maupun bahan-bahan tersuspensi. Begitu juga halnya dengan air yang  berasal  dari sumber  mata air yang mengandung komponen ? komponen terlarut seperti CO2, O2, N2, dan bahan-bahan terlarut lainnya yang terbawa dari atmosfer  serta  bahan-bahan  terlarut  yang  berasal dari  lingkungan sekitarnya misalnya adanya NO3-,  NO2-  yang berasal  dari  limbah  pertanian maupun  limbah peternakan ataupun  limbah  dari rumah tangga di sekitar sumber mata air tersebut.
    Kandungan  klor  yang  tinggi  dalam  air minum  dapat  menyebabkan  racun  bagi  tubuh, namun  apabila  klor  dalam  konsentrasi yang layak  tidak  berbahaya  bagi  manusia  bahkan dibutuhkan  sebagai  desinfektan.  Adanya  klor pada sumber mata air dapat  berasal  dari  percikan dari  lautan  yang  terbawa  sebagai  tetesan  atau limbah-limbah  lingkungan  sekitarnya. Adanya klor dalam air minum dapat dihilangkan dengan suatu bahan yang dinamakan resin penukar anion sehingga diperoleh air minum yang bebas  dari ion  tersebut. Penggunaan resin penukar anion merupakan suatu cara pemisahan berdasarkan dari  muatan yang dimiliki  oleh  molekul zat terlarut. Air yang mengandung ion klor jika dilewatkan dalam  resin penukar  anion  maka  ion klor  akan  bertukar dengan ion  penukar  yang terikat  pada  gugus  fungsi  resin. 
    Setelah air melewati resin maka ion klor terikat dalam resin dan air yang  dihasilkan  dari  proses  tersebut adalah air bebas ion klor. Kapasitas  dan  efektivitas  resin  terhadap klor dikerjakan dengan melewatkan larutan klor dengan beberapa variasi  konsentrasi ke dalam kolom resin yang didiamkan selama waktu jenuhnya. Kapasitas  resin penukar  anion didefinisikan sebagai banyaknya anion yang dapat  diturunkan  oleh setiap 1 g  resin  kering elanjutnya kapasitas resin dicari  berdasarkan  grafik  kapasitasnya  yang diperoleh  dengan  cara  membuat  grafik  antara variasi konsentrasi larutan  klor  dengan banyaknya klor yang terikat oleh 1 g resin. Efektivitas resin dicari berdasarkan grafik efektivitasnya yang  diperoleh  dengan cara membuat  grafik antara konsentrasi klor yang dimasukkan ke  kolom  versus  persen  efektivitas sehingga  didapatkan  bahwa  semakin  besar ISSN 1907-9850 91 konsentrasi  klor yang dilewatkan  ke  dalam kolom  maka  efektivitasnya  semakin  kecil dan sistem efektif menurunkan konsentrasi klor pada konsentrasi 300 ppm yaitu sebesar 94,50%.
    Menurut teori pertukaran kristal dan teori memberan Donnan bahwa asas keelektronegatifanlah yang menyebabkan terjadinya pertukaran ion dimana ion yang mempunyai keelekronegatifan lebih besar akan lebih mudah mengalami pertukaran  (Khopar, 1990).  Klor  lebih  banyak  terikat  oleh  resin sehingga  waktu  yang  diperlukan  untuk  mencapai keadaan  jenuh  akan  semakin lama. Sedangkan menurut teori  selektivitas  mengenai  afinitas bahwa ion-ion yang mempunyai afinitas  yang tinggi  akan  memberikan  pemuaian yang lebih kecil bagi resin sehingga ion-ion tersebut mampu bertahan  lebih  kuat dan terikat lebih banyak ndalam resin. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut : Kapasitas resin penukar  anion  mengikat  klor adalah  0,6462  mg/g  dengan  waktu jenuh 260 menit, sedangkan efektivitas  resin penukar anion mengikat klor yaitu 64,50% - 97,04%. Sumber  mata air di Desa Sedang  telah tercemar  klor  dengan  kadar  260,33 mg/L ? 295,83 mg/L dan dengan menggunakan resin penukar  anion  mampu  menurunkan  kadar klor  pada  sumber  mata air di Desa Sedang dengan efektivitas 76,00% - 90,91%.